Minggu, 26 September 2010

anemia

kamu eritrositku 

lalu kenapa kamu berada di kanvas itu? tidakkah kau merindukan aku seperti aku merindukanmu? 

tidakkah kau membutuhkan aku seperti aku membutuhkanmu? 

kamu eritrosit ku tapi pergi dariku, membawa semuanya, menjauh dariku, bagian tubuhku 

tidakkah kau liat aku terduduk lesu disini? menunggu semuanya runtuh menimpaku 

hanya menunggu, melihat, berkata-kata, dan bertahan 

aku tak dapat berdiri seperti dulu lagi, tidak saat ini, aku merasa bukan manusia lagi 

ya, mungkin aku vampir, seperti yang ada di film itu, butuh darah 

bukankah ini salahmu, kamu yang membuatku begini kan ? 

lemah dan tak berguna 

aku ingin menangis dan membencimu, tapi aku tau kamu pun sedang menangis di kanvas itu 

bukan karenaku, bukan karenamu 

apa karena seniman itu? mungkin dia menemukan cat merah baru 

ah tapi tidak, percayalah, merahmu lebih bagus dari cat apapun 

aku suka merah itu  

hei, pernahkah kau berpikir datang kepadaku? 

baiklah, tak apa,

aku akan merelakanmu, kehilanganmu tidak akan membunuhku, hanya itu akan menyakiti ku, membuatku semakin lemah 

tapi aku yakin suatu saat ini akan berakhir, pasti ada eritrosit lain yang datang padaku 

dan jika saat itu kamu ingin kembali ke sisiku, kembalilah, karena aku akan selalu menerimamu walau susunan itu tak lagi sama 

satu hal yang pasti, aku akan semakin kuat karenamu 

eritrosit ku 

-elan-



Tidak ada komentar:

Posting Komentar