kamu eritrositku
lalu kenapa kamu berada di kanvas itu? tidakkah kau merindukan aku seperti aku merindukanmu?
tidakkah kau membutuhkan aku seperti aku membutuhkanmu?
kamu eritrosit ku tapi pergi dariku, membawa semuanya, menjauh dariku, bagian tubuhku
tidakkah kau liat aku terduduk lesu disini? menunggu semuanya runtuh menimpaku
hanya menunggu, melihat, berkata-kata, dan bertahan
aku tak dapat berdiri seperti dulu lagi, tidak saat ini, aku merasa bukan manusia lagi
ya, mungkin aku vampir, seperti yang ada di film itu, butuh darah
bukankah ini salahmu, kamu yang membuatku begini kan ?
lemah dan tak berguna
aku ingin menangis dan membencimu, tapi aku tau kamu pun sedang menangis di kanvas itu
bukan karenaku, bukan karenamu
apa karena seniman itu? mungkin dia menemukan cat merah baru
ah tapi tidak, percayalah, merahmu lebih bagus dari cat apapun
aku suka merah itu
hei, pernahkah kau berpikir datang kepadaku?
baiklah, tak apa,
aku akan merelakanmu, kehilanganmu tidak akan membunuhku, hanya itu akan menyakiti ku, membuatku semakin lemah
tapi aku yakin suatu saat ini akan berakhir, pasti ada eritrosit lain yang datang padaku
dan jika saat itu kamu ingin kembali ke sisiku, kembalilah, karena aku akan selalu menerimamu walau susunan itu tak lagi sama
satu hal yang pasti, aku akan semakin kuat karenamu
eritrosit ku
-elan-